• Category Archives Tips
  • Cara Mudah Menemukan Lowongan Kerja di Internet

    Cara Mudah Menemukan Lowongan – Saat ini, internet menjadi salah satu sumber utama untuk mencari lowongan kerja. Internet menyediakan berbagai macam situs web dan platform yang menyajikan informasi lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan atau organisasi. Dengan internet pencari kerja lebih mudah mengakses informasi dan melamar pekerjaan secara online, tanpa harus berkunjung langsung ke perusahaan atau organisasi yang membuka lowongan. Berikut akan di ulas cara mudah menemukan lowongan kerja di internet.

    Manfaat Mencari Lowongan Kerja di Internet

    Internet memungkinkan pencari kerja untuk memperluas jangkauan pencarian lowongan kerja hingga ke luar negeri. Dengan memanfaatkan platform online, pencari kerja bisa mencari lowongan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi dan minat mereka tanpa harus repot-repot melakukan perjalanan jauh.

    Namun, meskipun internet menyediakan banyak sumber informasi lowongan pekerjaan, tetapi saja pencari kerja harus selektif dalam memilih situs web atau platform yang di gunakan. Pastikan situs web atau platfom yang di pilih terpercaya dan menyajikan informasi lowongan pekerjaan yang aktual dan terbaru. Selain itu, pastikan juga untuk mengirim lamaran pekerjaan dengan lengkap dan sesuai dengan persyaratan yang di inginkan oleh perusahaan atau organisasi yang membuka lowongan.

    Tips Mencari Lowongan Kerja di Internet

    Berikut beberapa cara mudah untuk menemukan lowongan kerja di internet:

    Gunakan situs pencarian kerja

    Ada banyak situs pencarian kerja yang bisa menyediakan lowongan kerja sesuai dengan kriteria yang kamu inginkan. Situs web seperti JobStreet, Indeed, LinkedIn, Glassdoor dan QuBisa menawarkan layanan pencarian lowongan kerja secara online. Kamu tinggal membuat akun dan mengisi profil yang sesuai dengan minat dan keterampilan. Biasanya, situs-situs ini menawarkan notifikasi pekerjaan terbaru yang sesuai dengan profil kamu.

    Bergabung dengan grup LinkedIn

    LinkedIn merupakan platform jaringan sosial profesional yang membantu membangun profil profesional dan terhubung dengan orang-orang yang bekerja di industri yang di minati. Jadi, bergabunglah dengan grup LinkedIn yang relevan dengan minat dan keterampilan untuk menemukan lowongankerja yang mungkin tidak terlihat di situs pencarian kerja.

    Kunjungi situs web dan media sosial perusahaan

    Kalau kamu punya target perusahaan incaran, kunjungi situs web mereka secara teratur buat melihat apakah ada lowongan kerja yang sesuai dengan minat dan keterampilanmu.

    Beberapa perusahaan menggunakan media sosial seperti Instagram atau Facebook untuk mempromosikan lowongan kerja atau berbagi informasi tentang perusahaan. Kamu juga mesti mengikuti akun media sosial perusahaan untuk mendapatkan update informasi lowongan kerja.

    Baca Juga : Tips Pakaian Interview Kerja agar Tampak Profesional

    Bergabung dengan grup Facebook

    Ada banyak grup Facebook yang berfokus pada lowongan kerja di Indonesia. Bergabunglah dengan grup Facebook yang relevan dengan keterampilanmu untuk memperoleh informasi terbaru tentang lowongan kerja.

    Misalnya, kamu memiliki keahlian di bidang desain grafis, bergabunglah dengan grup Facebook yang berfokus pada lowongan pekerjaan di bidang desain grafis atau kreatif. Dengan begini, kamu akan lebih mudah menemukan lowongan pekerjaan yang relevan dan meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan yang di indukan.

    Gunakan aplikasi pencari kerja

    Selain situs dan media sosial, ada beberapa aplikasi pencari kerja yang tersedia di Google Play Store atau Apple App Store yang dapat membantu menemukan lowongan kerja.

    Langganan newsletter lowongan kerja

    Beberapa situs webh dan perusahaan mengirimkan newsletter tentang lowongan kerja yang sesuai dengan minat dan keterampilanmu. Langganan newsletter perusahaan atau situs web yang relevan dengan minatmu dapat membantumu mengetahui lowongan kerja baru dengan cepat.

    Bursa kerja online

    Selain offline, ada juga bursa kerja online yang juga bisa menjadi sumber informasi lowongan pekerjaan. Di sana kamu bisa mencari lowongan kerja sesuai dengan bidang atau lokasi yang di inginkan.

    Pencarian Google

    Kamu bisa menggunakan mesin pencari Google buat mencari lowongan kerja. Cara ini cukup efektif karena kamu bisa menemukan banyak situs web yang menyediakan informasi tentang lowongan kerja di Indonesia. Kamu cukup masukkan kata kunci yang relevan dengan jenis pekerjaan yang di cari. Misalnya, jika kamu mencari pekerjaan sebagai data analyst, ketikkan “lowongan kerja data analyst Indonesia” atau “pekerjaan data analyst Indonesia”.

    Kamu juga bisa mencarinya di Google for Jobs. Goole for Jobs adalah fitur dari Google yang memungkinkan pengguna mencari lowongan kerja langsung dari hasil pencarian Google. Kamu klik tab “Lowongan Kerja” di Google dan gunakan filter untuk mencari lowongan kerja yang sesuai dengan keahlian dan preferensi.


  • Contoh Soal dan Tips Menjawab Soal Psikotest Biar Lulus Tes

    Contoh Soal dan Tips Psikotes merupakan salah satu tahap seleksi kerja yang sering di terapkan oleh banyak perusahaan baik perusahaan besar atau perusahaan yang masih masuk golongan startup. Psikotes berfungsi untuk mengenal watak dari seseorang seperti attitude, personality, interest, dan juga intelijensinya.

    Hasil dari psikotes berperan besar untuk menentukan apakah seseorang cocok untuk di terima bekerja di perusahaan tersebut atau tidak. Tidak ada istilah salah atau benar dalam mengerjakan sebuah soal psikotes, yang ada hanya cocok atau tidaknya kamu untuk bekerja dengan perusahaan atau pososo/jabatan yang di maksud.

    Pada umumnya ada lebih dari satu jenis soal psikotes yang harus kamu kerjakan. Soal-soal ini membutuhkan konsentrasi yang baik dan setiap satu jenis soal psikotes, masing-masing akan di berikan waktu untuk menyelesaikannya. Nah, biar persiapan lebih matang ketika kamu akan melamar kerja, ini dia beberapa jenis soal psikotes untuk tes seleksi kerja yang harus kamu ketahui serta tips mengerjakannya.

    Baca Juga : https://bonbitco.in/persyaratan-lamaran-kerja-yang-harus-dipersiapkan/

    Contoh Soal Psikotes dan Tips Mengerjakannya

    1. Tes Psikotes untuk Kemampuan Verbal

    Tes kemampuan verbal ini meliputi sinonim (persamaan kata), antonim (lawan kata), analogi, dan kolerasi makna. Tujuan tes ini adalah untuk mengetahui kemampuanmu dalam menghadapi suatu kondisi serta seberapa jauh kamu menebak dan memahami sebab-akibat dari suatu permasalahan.

    Untuk mengerjakan tes ini, kamu harus mengingat sebanyak-banyaknya kosakata dan juga artinya. Biasanya tes ini terdiri dari 40 soal, di mana soal-soal tersebut berisi antonim, sinonim dan analog dari suatu kata. Untuk tes ini kamu juga harus pintar-pintar berlogika dan berkonsentrasi secara penuh jika ingin mengerjakannya dengan baik.

    Ini dia contoh soal psikotes untuk kemampuan verbal:

    Contoh Soal untuk Persamaan Kata

    INSOMNIA = …

    • Cemas
    • Sedih
    • Tidak bisa tidur
    • Kenyataannya

    Jawabannya : Tidak bisa tidur

    Contoh Soal untuk Lawan Kata

    BONGSOR = …

    • Menumpuk
    • Kerdil
    • Macet
    • Susut

    Jawaban : Kerdil

    Contoh untuk Soal Analog

    Mobil – Bensin = Pelari – …

    • Makanan
    • Sepatu
    • Lintasan

    Jawaban : Makanan

    Bensin adalah sumber energi bagi mobil, sedangkan makanan adalah sumber energi manusia.

    Sebagai tips tambahan, cobalah untuk mengerjakan dari yang lebih mudah menurut kamu. Agar jika waktu untuk menyelesaikan soal telah habis dan kamu tidak bisa mengerjakan semua soal, setidaknya hasil untuk soal yang sudah di kerjakan sudah bisa kamu pastikan jawabannya benar.

    2. Tes Wartegg Psikotes

    Tess wartegg ini adalah hasil temuan dari Ehrig Wartegg seorang psikolog yang berasal dari Jerman. Tes ini untuk mengetahui karakter yang ada dalam diri kamu. Seperti kemampuan menyelesaikan masalah, keuletan, cara beradaptasi, kemauan dan lain sebagainya.

    Di dalam tes ini, kamu akan di berikan kertas yang berisi 8 kotak yang memiliki pola berbeda-beda, mulai dari garis lengkung hingga sebuah titik. Tugasmu adalah melanjutkan pola-pola tersebut menjadi sebuah gambar sesuai dengan imajinasi dan kreativitasmu.

    Contoh Soal :

    foto

    Sebagai tips tambahan, usahakan untuk mengerjakannya sesuai dengan urutan gambar 1, 2, 3, – 8 dari kiri ke kanan. Untuk para kaum adam, hindari menggambar kotak ke 5 (di bawah kotak atas pertama dari kiri) sebagai pilihan pertama, karena itu bisa membuat para penguji menilai kelainan pada orientasi seksualmu.

    3. Tes Psikotes Logika Aritmatika

    Jika kamu melamar posisi yang melibatkan banyak kegiatan menghitung dengan rumus seperti data analyst, finance, atau software engineer pasti akan di pertemukan oleh soal psikotes logika aritmatika. Pasalnya, dalam tes tersebut terdapat deretan angka yang harus di pahami polanya.

    Deretan angka tersebut harus bisa kamu pecahkan lewat pembagian, perkalian, pengurangan, penjumlahan, pecahan angka dan juga persentase. Daya fokus dan konsentrasi yang tinggi sangat di perlukan ketika melakukan jenis soal seperti ini.

    Contoh Soal:

    1. 24 20 16 12 = …

    • 6
    • 8
    • 4
    • 2

    Jawaban : 8

    Cara menjawab: kurangi setiap angka dengan 4, maka jawaban yang benar adalah 12 – 4 = 8

    Tips untuk mengerjakan jenis psikotes tes logika ini harus melihat keseluruhan deret angka dengan membaca polanya. Pola yang di maksud bisa berupa pengelompokan loncat, urutan, ataupun pengelompokan secara berurutan.

    Jangan terlalu terfokus pada 2-3 angka yang ada di depan karena angka-angka tersebut biasanya belum mewakili dengan baik. Selain itu, jangan terlalu fokus pada satu soal karena terlalu asyik untuk mengerjakannya, ingat juga batasan waktu yang di tentukan.

    Website: https://marinabarlagos.com/


  • Tips Pakaian Interview Kerja agar Tampak Profesional

    Tips Pakaian Interview Kerja – Butuh tips pakaian interview kerja agar sukses di lirik rektuter? Tenang, artikel ini akan membahas beberapa tips menentukan pakaian untuk interview yang bisa kamu jadikan referensi.

    Interview dapat menjadi kesempatan pertama bagi kamu untuk memberikan kesan yang baik pada pihak perusahaan. Melalui diskusi singkat tentang skill dan kepribadianmu, perusahaan bisa menilai apakah kamu calon pekerja yang tepat untuk mereka.

    Akan tetapi, jangan salah. Sekarang ini, gaya berpakaian juga menjadi patokan, lho, mengenai kepribadianmu. Bila kamu mengenakan pakaian yang kurang rapi atau bahkan salah kostum, rekruter dan calon atasan tidak akan segan-segan untuk mencoret namamu dari daftar kandidat.

    Nah, kira-kira, seperti apa tips berpakaian untuk inteview yang sudah bonbitco.in siapkan untukmu? Simak penjelasannya dalam rangkuman berikut ini. Karena aspek berpakaian adalah hal yang sangat penting, pertama kita harus memilah dan menentukan budaya perusahaan tempat kita melamar.

    1. Kenakan kemeja

    Pakaian interview kerja pertama yang akan bonbitco.in berikan adalah untuk selalu mengenakan kemeja. Kemeja atau baju berkancing dengan lengan yang panjang harus menjadi pilihan utama bagi kandidat yang hendak interview.

    Pasalnya, menurut laman Carling Partnership, jenis pakaian satu ini mampu memberikan kesan formal dan profesional. Tak hanya itu, kemeja juga bisa menjadi pilihan yang tepat apabila kamu ingin tampak sederhana dan simpel di mata rekruter.

    Kemeja sendiri memiliki banyak bahan yang dapat kamu pilih, mulai dari katun, sifon, hingga sutra. Namun, yang terpenting adalah untuk memilih kemeja dengan bahan yang kamu rasa paling nyaman. Dengan begitu, nanti proses interview dapat berjalan lebih mulus untukmu.

    2. Hindari bahan denim

    Tips berpakaian berikutnya yang harus kamu ketahui saat akan menjalankan interview adalah untuk menghindari bahan-bahan denim.

    Sejatinya, pakaian berbahan denim akan membuatmu tampak modis. Tak hanya itu, ia juga bisa di kenakan pada hampir semua situasi. Meskipun demikian, pakaian dengan bahan tersebut sebaiknya perlu kamu hindari saat akan wawancara dengan perusahaan.

    Sebab, bahan tersebut tidak akan memberikan kesan formal dan pada dasarnya mudah kusur sehingga bisa merusak penampilanmu. Daripada menggunakan pakaian berbahan denim, sebaiknya kamu kenakan celana atau baju bahan lain yang memiliki kesan profesional.

    3. Kenakan jas atau kardigan

    Bila kamu ingin terlihat lebih rapi, mengenakan jas atau kardigan bisa menjadi tips berpakaian yang apik saat interview. Kedua item fashion ini sejatinya mampu menjadi atribut pelengkap yang pas untuk menghadiri sesi wawancara dengan rekruter.

    Ketika mengenakannya, kamu pun akan terkesan lebih profesional dan percaya diri di mata pihak perusahaan. Yang perlu kamu ingat adalah untuk menghindari motif atau warna jas yang terlalu menonjol. Jas berwarna gelap dengan kemeja putih adalah pilihan yang paling aman.

    4. Perhatikan motif pada pakaian

    Aturan pakaian interview kerja yang kerap di lupakan oleh para kandidat adalah mengenai motif pada pakaian. Sebenarnya, menggunakan kemeja bermotif bukanlah sebuah pantangan. Akan tetapi, kamu perlu memerhatiikan bentuk motifnya.

    Apabila motif tampak terlalu meriah dan mencolok, pakaianmu hanya akan mengganggu fokus rektruter selama berjalannya interview. Sebagai saran, hindari motif bunga, binatang, atau bentuk – bentuk abstrak dengan warna cerah. Pakailah kemeja dengan motif yang sederhana, seperti garis-garis atau polkadot.

    Baca Juga : https://bonbitco.in/hal-yang-harus-kamu-ketahui-saat-cari-kerja/

    5. Potongan rambut yang rapi dan tak tergerai

    Budaya yang formal adalah budaya yang teratur. Maka dari itu, jangan lupa untuk rapikan rambut sebelum berangkat wawancara. Rekomendasi pakaian untuk interview satu ini sejatinya bukanlah hal yang baru. Akan tetapi, kini banyak perusahaan yang membiarkan karyawannya untuk memiliki rambut gondrong.

    Seluruh tips mengenai potongan rambut ini juga akan memadai dengan pakaian yang sudah formal dan rapih.

    6. Perhatikan warna pakaian

    Tips menentukan pakaian interview kerja selanjutnya adalah memerhatikan warna kemeja dan celana. Mengapa demikian? Sebab, menurut The Undercover Recreuiter, kandidat perlu memikirkan kembali psikologi warna di tampilkan pakaian mereka.

    Meskipun terkesan sepele, hal ini sejatinya cukup penting untuk di perhatikan, terutama bila kamu ingin memberikan kesan terbaik selama wawancara.

    Nah, berikut ini adalah beberapa contoh dari kesan yang di tampilkan oleh warna-warna pada pakaianmu.

    Biru : Memberikan kesan percaya diri, kejujuran, kesetiaan, dan kestabilan.

    Hitam : Merepresentasikan kekuatan dan sifat kepemimpinan yang baik.

    Abu-abu : Memberikan kesan profesional yang baik.

    Cokelat : Pengguna akan tampak percaya diri, dapat di andalkan dan fleksibel.

    7. Pemilihan sepatu

    Meskipun tidak terlalu tampak, sepatumu tetap akan di lirik oleh rekruter selama kamu menjalankan wawancara. Pakaian interview kerja yang sudah kamu siapkan dengan baik bisa jadi terlihat kurang pas jika kamu memilih sepatu yang kurang pas juga.

    Apabila sepatumu kotor atau tak menutupi kaki secara menyeluruh, bisa-bisa pihak perusahaan akan melihatmu sebagai kandidat yang kurang profesional.

    Maka dari itum ada tips berpakaian terkait sepatu yang harus kamu perhatikan saat akan menjalankan interview.

    Untuk laki-laki, pilihlah sepatu berwarna gelap yang baru di poles atau di cuci. Sebagai contoh, kamu bisa mengenakan sepatu pantofel coklat atau hitam, sepatu Oxfords atau sepatu tertutup profesional lainnya yang melengkapi pakaianmu.

    Menurut Zety, pastikan untuk mengenakan kaus kaki panjang setengah betis yang cocok dengan warna celana. hindari juga kaus kaki atletik yang biasa di gunakan untuk olahraga. Apabila tak memiliki sepatu kulit atau sepatu formal, kenakan sneakers atau sepatu keds yang berwarna gelap dan tidak kotor.

    Untuk perempuan, pastikan sepatumu berwarna gelap dan tertutup hingga ujung kaki. Jika ingin mengenakan heels, pastikan ia tidak lebih tinggi dari 3 inci, dan dalam warna netral.

    8. Hindari parfum yang terlalu menyengat

    Tips berikutnya tidak terlalu berkenaan dengan pakaian untuk interview, tetapi perlu di perhatikan. Meskipun cara berpakaian saat interview sudah tepat, parfum menyengat bisa jadi mengganggu kenyamanan rektruter, lho.

    Menggunakan parfum atau cologne untuk interview bukanlah hal yang terlarang. Hal tersebut pasalnya memang dapat di tingkatkan kepercayaan diri dan memberikan kesan yang bersih.

    Namun, jangan sampai kamu menggunakan parfum yang terlalu menyengat. Sebab, hal ini bahkan berpotensi membuat suasana interview menjadi tak kondusif.

    9. Hindari aksesori yang berlebihan

    Cara berpakaian untuk interview kerja yang ideal adalah yang terlihat rapi dan minimalis. Maka dari itu, tips pakaian interview kerja terakhir yang perlu kamu ketahui adalah untuk mengenakan aksesori secara berlebihan.

    Aksesori memang akan membuatmu tampak lebih menarik. Namun, mengenakannya bukanlah hal yang di rekomendasikan saat akan menjalankan interview.

    Pasalnya, menurut laman The Undercover Recruiter, mengenakan aksesori secara berlebihan akan membuatmu tampak tak profesional.

    Apabila ingin menggunakan aksesori, kenakanlah jam berwarna atau perhiasan secukupnya. Hindari gelang atau anting emas yang hanya akan menganggu fokus rekruter. Itulah kesembilan tips pakaian untuk interview yang harus kamu ketahui saat menjalankan wawancara pada sebuah perusahaan.

    Intinya, kenakanlah pakaian nyaman yang bisa membuatmu tampak profesional dan percaya diri. Akan tetapi, agar lebih yakin, kamu juga bisa tanyakan kepada rekruter mengenai tipe baju atau dress code untuk keperluan interview.

    Tidak ada salahnya kan, mempersiapkan diri untuk membuat first impression yang baik di depan rekruter dan calon atasan?

    Nah, selain pemaparan di atas, kamu bisa baca informasi lain yang tak kalah penting pada kanal Tips Interview bonbitco.in Blog.

    Di dalamnya, terseida tips lain seputar pakaian dan persiapan sebelum wawancara profesional yang sudah bonbitco.in siapkan buat kamu.